Setelah dibangkitkan kembali, Maya Pratama menolak menjadi alat keberuntungan bagi keluarga Pratama. Ia memilih mencari orang tua kandungnya dan membiarkan keluarga lamanya menuai akibat dari perbuatan mereka. Kisah ini menyoroti perjuangan Maya untuk membebaskan diri dan menemukan kebahagiaan sejati.