Rizky Pratama, pengusaha modern, terbangun di tahun 1980. Setelah melihat penderitaan istrinya, Nina, ia bertekad memulai bisnis peternakan burung puyuh. Memanfaatkan peluang era dan dukungan kebijakan, ia membangun imperium bisnis, membeli pabrik tekstil dan membawa kemakmuran bagi desa.